|
1. Situasi di tempat interogasi
Pada tanggal 20 juli aku bersama temanku, J, diangkut tentara Israel
ke Beit El interrogation center. Aku dimasukkan dalam ruang kecil
berukuran 1 x 1.5 m. Dindingnya sangat kasar, tidak ada toilet, tidak
ada apa-apa kecuali tempat tidur dan selimut. Kamar ini tidak memiliki
jendela. Dalam kamar ada 1 lampu bohlam yang
dihidupkan atau dimatikan dari luar. Malam hari lampu ini dimatikan,
dan mereka menyetel music yang sangat aneh dengan sangat kuat hingga
tidak ada orang yang bisa tidur. Ketika music dimatikan yang terdengar
adalah suara-suara perempuan yang disiksa dan suara tentara Israel yang
tertawa-tawa.
M.R., 15 tahun
Hebron.
2. Pemaksaan bersalah
Pada tanggal 25 February 1998 aku ditangkap tentara Israel di
Hebron. Lalu aku dibawa ke Majnouna Detention Center. Di sini aku
disekap selama 8 hari. Kemudian aku dibawa ke Askelan Interogation
Center. Segera setelah sampai di tempat ini aku diinterogasi oleh dua
orang agen shabak*. Agen ini memintaku untuk menandatangani pernyataan
bahwa aku bersalah, mereka berjanji akan memberiku buah dan jus. Aku
menolak. Tapi karena disiksa dengan sangat menyakitkan aku terpaksa
menandatangani pernyataan aku telah melemparkan batu dan bom Molotov ke
tentara Israel. Segera setelah itu, aku dibawa ke penjara. Semua
tahanan disini ditahan setelah menandatangai pernyataan seperti yang
kubuat. Aku disiksa di penjara selama 1 bulan. Kemudian aku dilepaskan
setelah aku hampir hilang kesadaran.
M.E. 17 tahun
Hebron
3. Dokumen berbahasa Hebrew (Ibrani)
Aku ditangkap tentara Israel malam hari tanggal 24 maret 2003. Aku
dibawa ke Etzion detention center. Aku diinterogasi segera setelah aku
tiba. Aku sangat ketakutan. Aku mengikuti saja apa yang dikatakan oleh
interagator. Mereka memintaku untuk menandatangani sebuah dokumen
berbahasa Hebrew, bahasa yang tidak aku mengerti. Mereka mengatakan aku
akan segera dibebaskan setelah menandatangani dokumen tersebut. Akupun
menandatanganinya. Namun dengan dokumen ini dipengadilan aku diputuskan
bersalah karena melempar batu dan merusak telegraf milik tentara
Israel. Aku dijatuhi hukuman 3 tahun 9 bulan dan denda 425 dollar
Amerika.
B.N. 14 tahun
Bethlehem area
4. Disiksa di toilet
Aku dibawa tentara Israel kedalam sebuah ruangan. Aku didudukkan di
sebuah kursi. Borgolku lalu dilepas dan tanganku diikat di pegangan
kursi, demikian juga kakiku diikat di kaki kursi. Tetapi mataku masih
tetap ditutup. Aku dibiarkan selama 1.5 jam sebelum mereka datang dan
melepas tutup mataku. Aku melihat 6 pria berpakaian sipil. Mereka
menanyakan apakah aku ikut menyerang tentara Israel. Apakah aku
melempar mobil tentara Israel dengan batu. Aku mengatakan tidak. Lalu 3
orang langsung memukuli muka dan wajahku. Aku disiksa sekitar 5 jam.
Aku sangat capek dan kesakitan. Kemudian aku diseret ke kamar mandi,
lalu kepalaku dimasukkan kedalam toilet. Hingga aku tidak kuat lagi dan
aku mengatakan akan menyetujui apa yang mereka katakan. Lalu aku dibawa
ke ruang interogasi dan aku menandatangani pernyataan bahwa aku
melempar mobil tentara Israel dengan batu sebanyak 5 kali.
S.M., 15 Tahun
(Sumber KNRP)
|