Sepeninggal kakeknya, Rasulallah di asuh oleh pamannya
Abu Thalib, diusia 12 tahun Rasulallah telah diajak berdagang ke negeri Syam. Ketika
melewati pendeta Bahirah (ahli kitab [ ... ]
“Perkataan yang baik dan pemberian maaf lebih baik daripada sedekah yang diiringi tindakan yang menyakiti. Allah Maha Kaya lagi Maha Penyantun” (QS. Al-Baqarah : 263).
Karena memberi dalam kebaikan pada dasarnya adalah melimpahkan rasa nyaman bagi yang menerimanya.
Aisyah ra. berkata, “Ada seseorang yang berkata kepada
Nabi SAW, ‘Ibuku meninggal secara mendadak dan aku tahu seandainya ia bisa berbicara
tentu akan bershadaqah, maka apakah ia mendapat pahala bila aku bershadaqah
untuknya?’ Beliau menjawab, ‘Ya’” (Muttafaq ‘alaih)
Barang siapa yang berbakti kepada orang tuanya, maka kelak ia akan memiliki anak yang berbakti kepadanya.
Tidak ada pemberian yang paling diharapkan orang tua dari anaknya, selain kebaikan dan do'a tulus yang keluar dari lisan anaknya.
Berbuat baik kepada orang tua adalah menyayangi siapa yang disayanginya dalam kebaikan, dan melakukan apa yang ingin dilakukannya dalam kebaikan.
Apapun yang telah diberikan seorang anak kepada orang tuanya, tak akan sebanding dengan apa yang telah diberikan orang tua kepada anak sejak kelahirannya .
Berilah kebahagian untuk dunia dan akhirat mereka, sebagaimana kebahagiaan itu menjadi harapan dalam seluruh titian hidup kita.
Tim penceramah Yayasan KAKAS, Ustadzah Titin Suwarni S.ag, dalam salah satu komunitas Ta'lim rutin ibu-ibu binaan KAKAS, yang diselenggarakan setiap hari jum"at, diwilayah Jakarta-selatan.
Salah satu sahabat Rasulallah yang telah dijamin syurga untuknya sa'at ia masih hidup adalah Abu Bakar Ash-shiddiq. Beliau hidup dibumi Allah hingga usia 63 tahun, hingga wafatnyapun dimakamkan disa [ ... ]