Sepeninggal kakeknya, Rasulallah di asuh oleh pamannya
Abu Thalib, diusia 12 tahun Rasulallah telah diajak berdagang ke negeri Syam. Ketika
melewati pendeta Bahirah (ahli kitab [ ... ]
Rasulallah bersabda “Bantulah aku dalam meringankan beban orang-orang lemah. Sebab pertolongan dan rezeki yang diberikan kepada kalian bisa jadi adalah karena do’a orang-orang yang lemah.”
“...Barangsiapa bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya.” (QS. At-Thalaq : 2-3).
Kemudahan pada rizki yang kita butuhkan, mengalir karena nilai taqwa yang dapat kita tampilkan dimata Allah. Rizki materi, rizki sehat, rizki ilmu, rizki lingkungan yang baik, rizki kelapangan dada, rizki ketentraman hati, rizki keturunan yang baik, .. dan banyak lagi rizki-rizki yang tak terhitung yang Allah berikan.
Ketaqwaan yang kita bangun, walau dengan terseok-seok dan meratap memohon pertolongan Allah, untuk dapat kita kukuhkan dalam kehidupan, bukanlah suatu nikmat yang hanya diakhirat dpt dirasakan, namun dikehidupan dunia pun, adalah sangat perlu terdukung dalam nilai taqwa yang menjadi sisi kebutuhan.
Berkumpul bersama orang-orang yang mencintai nilai taqwa, saling mengingatkan, saling menguatkan, adalah suatu keniscayaan dalam wujud taqwa itu sendiri, pada setiap diri manusia.
Yayasan KAKAS, dalam kumpulan-kumpulan kecil, yang secara rutinitas memberikan pemahaman Agama pada setiap anggotanya, yang tentunya amat diperlukan untuk membangun ketaqwaan diri.
Salah satu sahabat Rasulallah yang telah dijamin syurga untuknya sa'at ia masih hidup adalah Abu Bakar Ash-shiddiq. Beliau hidup dibumi Allah hingga usia 63 tahun, hingga wafatnyapun dimakamkan disa [ ... ]