ganti1.gif foto_dpn2.gif
 
 
Ahad, 05 September 2010 | 26 Ramadhan 1431 Hijriah


 
PENDIDIKAN
apply_f2.png PEMBELAJARAN AL-QUR'AN
apply_f2.png PEMAHAMAN AGAMA
apply_f2.png MANAJEMEN DIRI MUSLIMAH
apply_f2.png PELATIHAN-PELATIHAN
   
IKLAN

iklan1.gif

iklan-baru.gif
 
 

PERJALANAN PERTAMA KE SYAM

Sepeninggal kakeknya, Rasulallah di asuh oleh pamannya Abu Thalib, diusia 12 tahun Rasulallah telah diajak berdagang ke negeri Syam. Ketika melewati pendeta Bahirah (ahli kitab [ ... ]


Klik Index...

 

PENGUNJUNG
Today7
Yesterday8
Week81
Month49
All3693

KAKAS ONLINE


 
 
MUTIARA DAKWAH
MELATIH KEDERMAWANAN DIRI
Mulailah dg membiasakan memberi pada hal yang sangat mudah untuk dilberikan. Nikmatilah hal itu seperti rasa nikmatnya mereka menerima. Lakukan pada setiap kesempatan, saat kita berada dalam bus yang panas atau mobil pribadi yang sejuk. 
 
Jangan sering berfikir tentang pendidikan dalam kemalasan / kecurangan melalui sebuah penolakan. Sungguh.....pendidikan itu hanya dapat tumbuh melalui sentuhan. Dengan uang2 kecil, jangan sia2kan tangan2 kecil itu,
karena mungkin tangan itulah yang akan membesarkan kualitas hidup kita.
 
Kemudian.... kembangkanlah  kedermawanan itu,  sebagaimana berkembangnya nilai hidup kita.

 

 

ABU BAKAR ASH-SHIDDIQ PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Tuesday, 04 May 2010

Salah satu sahabat Rasulallah yang telah dijamin syurga untuknya sa'at ia masih hidup adalah Abu Bakar Ash-shiddiq. Beliau hidup dibumi Allah hingga usia 63 tahun, hingga wafatnyapun dimakamkan disamping Rasulallah. Menemani Rasulallah sa'at hijrah ke Madinah, Abu Bakar tidak pernah takut akan bahaya yang menimpa demi melindungi Rasulallah, dan tidak pernah berhitung berapa harta yang telah ia keluarkan dijalan Allah.                   

Abu Bakar adalah contoh manusia yang berhati lembut, sa'at Allah mengingatkannya, ia langsung mema'afkan dan tetap menyantuni  familynya yang telah menggoreskan luka pedih karena memfitnah putrinya Aisyah, yang menjadi istri Rasulallah. 

Kelembutan hatinya dalam mema'afkan bersanding dengan kelembutan hatinya dalam berkasih sayang dan berbagi pada sesama. sa'at waktu fajar tiba, beliau adalah orang pertama dari para sahabat yang telah memberi shodaqoh, yang telah bersilaturrahmi, yang telah menolong tetangga, dan yang telah meringankan beban keluarga dalam pekerjaan rumah tangga.

Begitu mulianya Abu Bakar dalam bermuamalah dengan manusia, tentu... karena beliau telah memuliakan hubungannya kepada Allah.... pemilik dan penguasa seluruh manusia.

Abu Bakar adalah orang yang selalu menjaga keindahan setiap malamnya untuk bermunajat kepada Allah, yang selalu menjaga sholat berjama'ahnya,  yang selalu menjaga bangunan puasa wajib dan sunnahnya,  yang selalu basah lisannya dalam dzikir kepada Allah, yang sering menghatamkan Al-Qur'an dalam hari2nya. dan Abu Bakar adalah orang yang sering menangis karena takut, harap, dan cintanya kepada Allah.

Keistimewaan sifat, sikap Abu Bakar tetap terjaga, walau sa'at beliau diangkat menjadi Khalifah ( pengganti ) Rasulallah yang pertama, setelah wafatnya Rasulallah. 

Ketegaran Abu Bakar dalam memerangi orang2 yang murtad sepeninggalnya Rasulallah, ketepatannya memilih panglima pasukan, kemampuannya memotivasi pasukan2 tempur untuk tidak gentar menghadapi kekuatan lawan, mengingatkan untuk mengikuti aturan2 dalam berperang, seperti tidak berkhianat, tidak menipu, tidak mencincang musuh, tidak membunuh anak2, wanita dan orang tua, serta tidak membunuh hewan kecuali untuk dimakan.

Dalam menjalankan tugas kekhalifahannya, Abu Bakar tidak merasa lebih istimewa dari yang lainnya. Sa'at sepuluh panji dari masing2 pasukan akan berangkat perang, Abu Bakar siap berangkat memimpin  salah satu panji, hingga Ali berkeras mengingatkan agar Khalifah tetap tinggal. Kala pemimpin perang usamah hendak memberikan kendaraannya, Abu Bakar tetap memilih berjalan kaki sa'at beliau hendak mengantar kepergian para pasukan.

Keberkahan dalam kepemimpinan Abu Bakar diakui oleh seluruh sahabat, dan dipatuhi dengan baik oleh Khalid bin Walid, yang diangkat menjadi pemimpin perang namun tetap menghormati pemimpin perang sebelumnya, Abu Ubaidah. Hingga kemenangan demi kemenangan selalu berada ditangan kaum Muslimin.

Mengapa Abu Bakar begitu istimewa dalam setiap langkahnya, tentu... karena ia menjadikan Allah sebagai alasannya untuk berbuat, sebagai alasannya untuk memilih, sebagai alasannya untuk hidup dan mati.

 
 
spaceiklan.gif
iklankakas.gif
 
 
parents.gif

 

 

TERBARU


SOSIAL
apply_f2.png
PELAYANAN MASYARAKAT
apply_f2.png SANTUNAN ANAK YATIM & DHU'AFA
apply_f2.png AKSI-AKSI SOSIAL LAINNYA
   

ABU BAKAR ASH-SHIDDIQ

Salah satu sahabat Rasulallah yang telah dijamin syurga untuknya sa'at ia masih hidup adalah Abu Bakar Ash-shiddiq. Beliau hidup dibumi Allah hingga usia 63 tahun, hingga wafatnyapun dimakamkan disa [ ... ]


klik index...

 


 
kartini.png
 
  Home|©2008 Yayasan Kakas| Cek Mail